5 Cara Mudah Memulai Investasi Bitcoin
5 Cara Mudah Memulai Investasi Bitcoin

5 Cara Mudah Memulai Investasi Bitcoin, Cryptocurrency Paling Populer

Pilihan investasi saat ini terus berkembang, baik yang konvesional maupun yang modern seperti cryptocurrency. Dan saat ini salah satu aset yang sedang banyak diperbincangkan adalah aset cryptocurrency, salah satunya yang paling popular adalah Bitcoin.

Bitcoin saat ini sangat popular di kalangan para investor. Berita terbaru, nilai Bitcoin telah melesat hingga lebih dari 763% hanya dalam kurun waktu setahun, dan dengan cepat melampaui keuntungan konvensional di pasar saham.

Trending :  Investasi Jangka Panjang Apa yang Cocok Untuk Pemula?

Bitcoin adalah salah satu dari jenis cryptocurrency yang paling banyak diminati saat ini. Aset kripto diciptakan oleh seorang programmer dengan nama Satoshi Nakamoto.

Tujuan diciptakannya bitcoint adalah untuk menyelesaikan masalah pada kekurangan mata uang kripto besar.

Masih banyak waktu untuk mencoba dan memulai investasi aset cryptocurrency Bitcoin dan di bawah ini dijelaskan 5 cara mudah memulai investasi Bitcoin.

Trending :  Lowongan Kerja BUMN Pos Indonesia Lulusan SMK/SMA Tawarkan Gaji Hingga 10 Juta

1. Tentukan Bitcoin Exchange

Tentukanlah dimana kamu mau membeli Bitcoin. Tidak ada perusahaan legal yang khusus menjual aset kripto ini, karena pada dasarnya Bitcoin adalah suatu teknologi opensource, namun ada nilai pertukaran berbeda yang bisa memfasilitasi transaksi cryptocurrency ini.

Bitcoint Exchange ini merupakan perantara investasi aset cryptocurrency, seperti pialang saham. Bila kamu telah menentukan untuk membelinya di bursa, maka kamu harus memutuskan di bursa mana kamu akan membeli.

Trending :  Keuntungan dan Cara Gampang Daftar Internet Banking Mandiri Bisnis

Ada dua opsi bursa yang saat ini sudah populer:

  1. Coinbase, merupakan pertukaran crypto yang saat ini sangat populer yang berani menjamin kerugian bila terindikasi terjadi pelanggaran keamanan ataupun kecurangan transfer.
  2. Bitfinex, merupakan pertukaran crypto paling lama namun sudah dioptimalkan untuk para pedagang dan pemberi pinjaman di tingkat lanjut.
Trending :  5 Cara Mudah Download Video TikTok Tanpa Watermark

2. Pilih Bitcoin Wallet

Ketika kamu beli Bitcoin, koin crypto tersebut akan ditempatkan di dalam Bitcoin Wallet (dompet digital). Dua dompet yang dapat kamu peroleh adalah :

  1. Hot wallet, yaitu dompet yang dapat dioperasikan oleh kamu ataupun oleh penyedia crypto. Hot wallet bisa menyediakan kenyamanan karena kamu bisa mengakses koin cryptomu melalui internet dan program aplikasi. Hot wallet yang paling terkenal adalah Miselium dan Electrum. Sayangnya hot wallet bukanlah penyimpanan koin crypto yang paling aman. Kelemahannya, jika sistem dari penyedia hot wallet ini diretas, maka informasi dari koin yang kamu miliki akan berisiko.
  2. Cold wallet, dompet penyimpanan yang paling aman untuk koin cryptomu. Cold wallet merupakan perangkat keras yang sebenarnya untuk menyimpan koin crypto, bentuknya seperti perangkat portabel yang hampir sama dengan flash disk. Umumnya, cold wallet ini harganya sekitar 60 – 100 dollar. Cold wallet yang paling populer ada dua, yaitu Ledger Nano dan Trezor.
Trending :  RESMI : Lowongan Kerja di PT Pertamina Patra Niaga (PTPPN)

Pilihan tepatnya adalah jika kamu hanya membeli koin crypto dalam jumlah sedikit, pilihlah hot wallet dan jangan lupa tambah asuransi. Namun bila kamu berinvestasi crypto untuk jumlah yang besar, cold wallet cocok untukmu.

3. Hubungkan Bitcoin Wallet ke Rekening Bank

Setelah kamu memilih bitcoint wallet, kamu harus menghubungkan wallet tersebut ke rekening bank milikmu. Ini akan sangat bermanfaat ketika kamu melakuka  transaksi jual atau beli bitcoin. Disamping itu, kamu juga bisa menghubungkan rekeningmu langsung ke akun pertukaran crypto.

Trending :  Cara Mudah Download Video Youtube Tanpa Aplikasi, Gampang Banget!

4. Beli Bitcoin

Jika ketiga langkah tersebut telah dilakukan, kamu sudah siap untuk beli Bitcoin. Koin tersebut harganya mencapai ribuan dolar, akan tetapi pada pertukaran crypto memungkinkan kamu untuk beli pecahan dari satu koin, dengan biaya investasi mulai dari 25 dolar. Yang harus diperhatikan adalah, investasi Bitcoin sangatlah berisiko, maka kamu harus hati-hati dalam menentukan tingkat toleransi risiko dan perlu meninjau strategi investasi sebelum kamu memutuskan untuk membeli Bitcoin berapapun.

Trending :  Bantuan Rp1,2 Juta untuk UMKM Berlanjut Hingga 2022? Cek Penerima Disini

5. Kelola Investasi Bitcoin

Setelah kamu membeli Bitcoin, kamu bisa menggunakan crypto tersebut untuk transaksi online atau bisa juga hanya disimpan untuk jangka waktu tertentu, dengan harapan nilai jual cypto tersbut meningkat. Dapat pula melakukan perdagangan harian yaitu dengan membeli kemudian menjual koin crypto tersebut dengan para pemilik Bitcoin lainnya, yang difasilitasi di bursa mata uang crypto.