5 Kesalahan Pemula Dalam Investasi Emas
5 Kesalahan Pemula Dalam Investasi Emas

5 Kesalahan Pemula Dalam Investasi Emas

OKEDATA.COM– Di pembahasan sebelumnya, mungkin kamu telah membaca 5 Investasi Emas Pasti Untung Besar, Yang Harus Kamu Ketahui. Dan kali ini kita akan membahas tentang 5 kesalahan pemula dalam investasi emas.

Emas memang sangat populer dari dulu sampai sekarang, karena itu disebut logam mulia. Kenapa disebut mulia, karena tidak berubah, tidak berkarat, memiliki kadar yang sangat baik untuk investasi. Sehingga banyak sekali orang yang memang punya berbagai strategi untuk menghasilkan uang dari investasi emas.

Trending :  5 Investasi Emas Pasti Untung Besar, Yang Harus Kamu Ketahui

Untuk pemula, ada 5 kesalahan yang biasanya dilakukan ketika melakukan investasi emas :

1. Tidak Punya Tujuan Investasi Emas

Segala sesuatu yang kamu investasikan pastikan kamu punya target, punya tujuan, punya alasan. Tujuan dan alasan ini bisa memiliki strategi. Contohnya, ada orang yang ketika melakukan investasi tujuannya adalah memang untuk menjaga harta atau menjaga nilai.

Trending :  2 Aplikasi Canggih ini Bisa Sadap WA, Baca Chat dengan Siapa Saja

Kamu punya uang 1 juta hari ini, kalau uang ini disimpan di bank atau disimpan dibalik bantal satu tahun kemudian nilainya sudah tidak lagi 1 juta bisa jadi berkurang. Bisa berkurang 1%, 2%, 3% bahkan bisa berkurang 6% karena inflasi.

Tetapi kalau kamu tidak punya tujuan yang jelas, maka target-target kamu menjadi tidak tercapai. Karena kamu salah memilih emas, tidak punya strategi dalam membeli emas, tidak tahu di mana kamu membeli emas. Sehingga kamu hanya asal-asalan.

Trending :  9 Ide Bisnis Modal 1 Juta, Manfaatkan Ramadhan untuk Uang Saku Lebaran

2. Tidak Cek Harga Emas

Kamu harus memastikan harga pasaran sebelumnya. Sehingga kamu tahu apakah saat ini sedang naik atau turun. Pada saat ada orang yang membeli tanpa melihat harga, bisa jadi pada posisi yang sangat-sangat tinggi.

Beberapa waktu lalu emas sampai di harga 660.000 sekarang 630.000. Jadi waktu 660.000 kamu membeli dan kamu tidak cek harga sebelumnya, kamu berpikir harga itu harga terbaik, padahal tunggu 2 hari sudah turun 630.000 atau 620.000.

Trending :  Investasi yang Menguntungkan dengan Modal Kecil

3. Membeli Emas Perhiasan Untuk Investasi

Setiap perhiasan tentunya mengikuti harga emas pada saat emas itu berkembang. Tapi kalau kamu punya emas perhiasan, emas perhiasan ini hanya bisa dibeli atau dijual kembali ke toko dimana mereka menjual.

Jadi, membeli emas perhiasaan untuk investasi tidak tepat. Untuk lebih tepat, belilah emas batangan untuk investasi. Emas perhiasan cukup untuk berhias saja.

Trending :  Tips Memulai Investasi Saham untuk Pemula

Beli emas perhiasan untuk di wariskan, misalnya gelang, cincin, kalung untuk nanti di hadiahkan ke anak-anak. Tetapi emas perhiasan untuk investasi tidak begitu cocok.

4. Membeli Emas Palsu

Karena membeli tidak di tempat yang tepat, akhirnya kamu membeli emas palsu. Jadi kamu harus berhati-hati. Belilah emas di tempat yang reliable seperti logammulia atau antam, sehingga kamu tidak terjebak membeli emas palsu.

Trending :  Investasi Jangka Panjang Apa yang Cocok Untuk Pemula?

5. Membeli Emas dari MLM Bodong

Sekarang ini lagi banyak MLM yang mengakunya jual emas, tapi tidak memegang emasnya. Atau kamu beli emas dedefatif. Emas dedifatif itu artinya tidak membeli emas tapi membeli kenaikkan dan penurunan harga emas.

Jadi misalnya kamu beli emas dedifatif lalu harganya naik. Kamu jual di harga naik, kamu dapat uang dari trading, jual beli. Tapi sebenarnya jika kamu simpan emasnya, itu tidak ada emasnya. Istilahnya hanya untung-utungan, berjudi, atau semacam gambling.

Trending :  Inilah 10 Sepatu Olahraga Termahal di Dunia, Ada yang Harganya 8.8 Miliar Rupiah

Kamu hanya menebak apakah ini emas akan naik atau turun. Kemaren kamu beli emas harga 600 ribu, misalnya. Emas bisa naik 2%, 3% dalam 1 hari lalu kamu jual, padahal itu semua adalah gambling.

Jadi, hati-hati ketika kamu membeli emas tapi kamu tidak pegang emasnya. Kalau kamu beli emas, belilah emas fisik sehingga kamu bawa pulang emasnya. Kamu simpan emasnya bisa kamu manfaatkan dan bisa kamu jual di kemudian hari.